ARABICA VS ROBUSTA, MANA YANGT LEBIH UNGGUL? - Prague Coffee and Eatery

ARABICA VS ROBUSTA, MANA YANGT LEBIH UNGGUL?

Robusta VS Arabica


Apa Istimewanya Biji Kopi Arabika?

 

Sempatkah Kamu bingung kenapa kopi Arabika disebut- sebut bagaikan nilai jual pada sebagian kopi dan kenapa tampaknya menarik harga yang lebih besar pula? Pencarian online kilat akan membagikan ratusan hasil buat kopi yang membanggakan 100% biji Arabika murni ataupun dicampur memakai kopi Arabika.

 

Jawabannya jauh lebih simpel dari yang bisa jadi Kamu pikirkan. Sebagian besar kombinasi kopi terbuat memakai Arabika ataupun Robusta, dan sebagian besar waktu, kombinasi keduanya dalam rasio yang bermacam- macam. Ceri robusta memiliki, rata- rata, lebih dari 2 kali lipat kafein ceri Arabika( yang bagi Kamu bagus!) Dan lebih banyak kafein daripada nyaris seluruh tipe kopi utama yang lain. Kafein sendiri mempunyai rasa yang agak getir, hal ini nampak pada proses pencampuran dikala Robusta digunakan, menciptakan rasa yang getir dan sedikit gosong. Kebalikannya, Arabika memiliki jauh lebih sedikit kafein dan sebab itu menciptakan rasa yang lebih halus dan lebih sedikit getir.

 

Pasti saja, proses pencampuran dan pemanggangan bisa membetulkan sebagian besar permasalahan ini, jadi tidak butuh menunda minum kopi yang paling utama terbuat memakai biji Robusta, kecuali kopi itu murah dan tidak lezat. Secara universal, terus menjadi banyak Arabika yang digunakan dalam kombinasi tertentu, rasanya akan terus menjadi halus dan tidak sangat getir( dengan anggapan telah terbuat dengan benar pastinya), dengan 100% kopi Arabika jadi incaran banyak peminum kopi.

 

Aspek lain yang membuat kopi Arabika lebih diminati daripada tipe yang lain merupakan tumbuhan asalnya tidak sekuat tumbuhan kopi Robusta, dan sebab itu lebih mahal buat didapatkan. Dalam sebagian tahun dengan keadaan cuaca kurang baik, harga akan bertambah lebih dari tipe kopi yang lain cuma sebab tumbuhan tidak menciptakan tumbuhan dengan dimensi yang sama seperti umumnya. Arabika pula lebih rentan terhadap hama dan memerlukan keadaan klimaks yang sangat khusus tercantum tanah dengan tingkatan keasaman rendah, curah hujan tertib yang menyeluruh, dan temperatur rata- rata dekat 20 derajat Celcius.

 

Seluruh aspek ini berkontribusi pada harga yang lebih besar, yang pada gilirannya berarti tidak banyak digunakan dalam kombinasi kopi yang lebih murah.

 

Kebalikannya, tumbuhan Robusta bisa berkembang di ketinggian yang lebih rendah dan tidak membutuhkan keadaan cuaca yang persis sama buat berkembang produktif. Mereka kurang rentan terhadap hama dan tiap tumbuhan bisa menciptakan sebanyak 2 kali lipat panen dari tumbuhan Arabika yang seragam. Bukan berarti Robusta senantiasa inferior- seperti yang yang lain, terdapat mutu yang bermacam- macam dan yang terbaik bisa menciptakan espresso yang luar biasa misalnya, dan terdapat pula kopi Arab yang kualitasnya di dasar rata- rata pula. Tetapi, secara totalitas, Arabika secara universal dikira bermutu unggul.

 

Pada kesimpulannya, pasti saja, seluruh ini tidak relevan bila Kamu lebih suka rasa suatu yang lain. Cobalah kombinasi 100% Arabika dan setelah itu coba sebagian dengan lebih banyak Robusta dan amati apakah Kamu bisa membedakannya- seharusnya lumayan nampak. Sebagian besar kopi praktis( kecuali dinyatakan lain), bersama dengan kopi bubuk merk supermarket sendiri akan terbuat sebagian besar, ataupun eksklusif, dari biji Robusta.

 

Seperti mayoritas hal, Kamu memperoleh apa yang Kamu bayar. Jadi lain kali Kamu memandang kopi diiklankan bagaikan 100% Arabika, paling tidak Kamu akan ketahui kenapa Kamu wajib membayar sedikit lebih banyak buat itu.

 

1. Ciri Khas Kopi Robusta

 

Tidak tahu hingga tidak sayang. Bila kalian mau membudidayakannya, paling tidak wajib menguasai keunggulan dan ciri khas tumbuhan kopi robusta.

 

Berikut ini sebagian keunggulan kopi robusta:

 

Tumbuhan kopi robusta relatif lebih tahan terhadap serbuan hama dan penyakit, antara lain karat daun( HV).

 

Kopi robusta dapat ditanam di dataran rendah, dengan produktivitas lebih baik daripada arabika. Apalagi arabika susah berkembang maksimal di dataran rendah.

 

Tumbuhan kopi robusta lebih kilat panen. Mulai berbunga usia 2 tahun, mulai berbuah usia 2, 5 tahun. Kopi arabika mulai berbuah usia 3– 4 tahun.

 

Produktivitas/ hasil panen pula lebih besar: 900–1. 300 kilogram/ ha/ tahun. Bila dipelihara intensif, produktivitasnya dapat bertambah sampai 2. 000 kilogram/ ha/ tahun.

 

Rendemen( persentase berat produk akhir dan hasil panen) kopi robusta dekat 22%. Ini pula lebih besar daripada arabika( 18– 20%). Bila mau menanam, terdapat sebagian ciri tumbuhan kopi robusta yang butuh dicermati:

 

Tumbuhan kopi robusta mempunyai perakaran dangkal. Diperlukan tanah produktif dan kaya isi organik.

 

Kopi robusta sangat sesuai ditanam di wilayah tropis- basah, pada tanah gembur, dengan derajat keasaman( pH) dekat 4, 5– 6, 5.

 

Walaupun dapat ditanam di dataran rendah, kopi robusta dapat berkembang maksimal bila ditanam di wilayah dengan ketinggian 400– 800 m dari permukaan laut.

 

Temperatur maksimal buat pertumbuhan tumbuhan dekat 24- 30 derajat Celcius, dengan curah hujan 2. 000- 3. 000 milimeter per tahun.

 

Tumbuhan lumayan sensitif terhadap kekeringan.

 

Buah yang masih muda bercorak hijau, sehabis masak jadi merah. Buah yang masak penuh senantiasa melekat kokoh pada tangkainya.

 

Perawatan kopi robusta pula diimbangi dengan pemakaian pupuk kopi buat memicu perkembangan secara optimal.

 

2. Cita Rasa Khas Kopi Robusta

 

Sesungguhnya tidak terdapat kopi yang rasanya manis. Nyaris seluruh tipe kopi ditafsirkan dengan cita rasa getir, dengan tingkatan keasaman( acidity) tertentu.

 

Namun, gimana pahitnya kopi itu berbeda- beda cocok dengan jenisnya. Begitu pula dengan acidity. Sebagian besar pakar kopi mendefinisikan robusta lebih getir dibanding arabika.

 

Jadi, sejauh tidak kelewatan, masih nyaman buat lambung. Buat menggambarkan cita rasa kopi robusta, kalian butuh mengingat hal- hal berikut ini:

 

– Kopi Lampung

 

– Kopi Dampit

 

Warga Indonesia memahami kopi Lampung bagaikan salah satu produk terbaik di negara ini. Kopi Lampung yang sangat populer itu pula tercantum tipe robusta, walaupun lewat pengolahan pascapanen lumayan panjang, sehingga menciptakan cita rasa yang unik.

 

Warga Eropa sangat menggemari kopi Dampit, nama salah satu kecamatan di Kabupaten Malang, Jawa Timur.

 

Kopi Dampit mempunyai citarasa seperti cokelat, dengan tingkatan kekentalan yang rendah. Kala diseduh air panas, dan diseruput, tercium aroma khas seperi bau tanah yang unik.

 

3. Campuran Menu Kopi Robusta

 

Dari biji kopi robusta yang telah diolah jadi bubuk, kita bisa membuat campuran menarik dengan bahan- bahan lain.

 

a. Campuran kopi robusta dan bahan lain

 

Berikut ini sebagian campuran menu kopi robusta:

 

Kopi+ gula pasir

 

Ini campuran universal yang kerap kita jumpai di rumah ataupun warung kopi.

 

Kopi+ gula merah

 

Campuran ini memperkenalkan sensasi rasa baru. Pahitnya kopi bercampur dengan manisnya gula merah.

 

Kopi+ gula aren

 

Sensasinya lebih asik. Apalagi kerap dikira nyaman untuk pengidap diabet, paling utama sebab pemakaian gula aren( bukan gula pasir ataupun gula merah).

 

Kopi+ gula aren+ sirup

 

Sensasinya lebih fresh, strong, dan tidak buat ngantuk. Ini formula dari Irlandia. Tetapi mereka memakai sirup Bailey’ s yang beralkohol, sehingga dapat kita ubah dengan sirup lain.

 

Kopi susu pandan

 

Paduan ini menciptakan cita rasa unik. Pahitnya kopi berpadu dengan manisnya susu yang creamy dan aroma wangi dari ekstrak daun pandan.

 

Kopi susu cokelat

 

Susu dicampur lelehan cokelat, bubuk kopi, dan gula pasir. Aduk sampai rata, tuang dalam gelas. Taburi dengan bubuk susu Milo. Tambahkan es krim dan/ ataupun es batu bila suka.

 

Kopi susu+ karamel+ corn

 

Kopi susu yang kental dipadu dengan corn( pop corn) yang renyah dan yummy. Bila seluruh bahan telah terdapat di gelas, tuangkan karamel yang manis dan menyegarkan.

 

Kopi susu+ almond+ gula merah

 

Seperti apa rasanya? Buat dahulu kopi susu dalam cangkir, tetapi jangan hingga penuh. Sisanya diisi dengan topping pecahan kacang almond, setelah itu ditaburi remahan gula merah( dapat diparut ataupun dipecah kecil- kecil).

 

Es kopi susu alpukat

 

Menu terdiri atas kopi robusta, susu, dan alpukat. Es batu disajikan dalam potongan kecil, bukan diserut. Terdapat pula yang meningkatkan es krim cokelat dan meses.

 

Es kopi susu keju

 

Cita rasa kopi getir khas robusta berpadu dengan gurih- manisnya keju dengan tekstur tebal. Celupkan es batu ke dalamnya, dan nikmati sensasi baru yang aman di lambung.

 

Es kopi lemon

 

Tuangkan air lemon sampai separo gelas. Sehabis itu tambahkan minuman kopi yang telah tidak panas( temperatur kamar) dan ditutup dengan memasukkan es batu.

 

Kopi cold brew

 

Bahannya seperti kopi standar, cuma berbeda pengolahannya. Seduh bubuk kopi dengan air panas. Didiamkan hingga suhunya turun, setelah itu dimasukkan ke dalam lemari es.

 

Proses ini akan menciptakan aroma kopi yang strong. Sehabis 12 jam, keluarkan air kopi dari lemari es. Tambahkan gula, campur dengan es batu.

 

Masih banyak metode buat memadukan robusta dengan bahan lain, sehingga jadi minuman yang nikmat dan menyegarkan. Silakan bereksperimen di rumah.

 


Keyword:

cafe di madiun, kafe termurah madiun, cafe madiun live music, kuliner kekinian, kuliner madiun, kafe murah terdekat, cafe prague, prague cafe madiun, prague madiun

Post a Comment

0 Comments